Visi, Misi dan Tujuan

Visi, Misi dan Tujuan

VISI

Mencetak tenaga kerja yang kompeten, produktif dan profesional di bidang teknologi informasi dan komunikasi untuk menghadapi persaingan di era globalisasi.

MISI

  1. Melaksanakan pelatihan kerja berbasis kompetensi (off the job training) dan pemagangan (on the job training) serta melaksanakan Uji Kompetensi (UJK) dalam rangka penempatan lulusan.
  2. Mengembangkan program, sarana dan prasarana pelatihan sesuai kemajuan teknologi dan kebutuhan pasar kerja.
  3. Mengembangkan manajemen mutu kelembagaan dengan akreditasi.
  4. Melaksanakan penyuluhan dan penyebaran informasi pelatihan kerja untuk meningkatkan kesadaran calon tenaga kerja untuk membekali diri dengan kompetensi,
  5. Meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pengelola, instruktur serta mengoptimalkan kerja personil sesuai dengan tugas dan fungsi.
  6. Menyelenggarakan pelatihan non institusional (MTU) yang berkualitas dalam upaya peningkatan produktivitas tenaga kerja di pedesaan dan pesantren-pesantren, penunjang pengembangan oleh Industri kerajinan dalam rakyat terutama yang dikembangkan oleh pengusaha kecil dan menumbuhkan ekonomi pedesaan serta keterampilan tenaga kerja untuk mendukung keterampilan pedesaan.
  7. Menyelenggarakan pelatihan kerjasama dengan lembaga pendidikan formal dan lain- lain dalam upaya penyiapan tenaga kerja terampil dan uji kompetensi.
  8. Menjalani kerjasama dengan pihak pengusaha dan masyarakat dalam upaya pemanfaatan sarana dan prasarana melalui kerjasama sewa menyewa peralatan dan fasilitas lainnya.

TUJUAN

Balai Latihan Kerja Komunitas Pondok Pesantren Nurul Hidayah Bojongnangka Kota Tasikmalaya mempunyai tujuan, yaitu:

  1. Menyiapkan sumber daya manusia menjadi pribadi yang mempunyai kompetensi keterampilan, khususnya dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.
  2. Menyiapkan pribadi-pribadi yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja.
  3. Memberikan pembekalan keterampilan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi kepada santri, alumni dan masyarakat, agar lebih siap dalam menyongsong kemandirian atau memasuki dunia kerja.
  4. Membantu pemerintah dalam bidang ketersediaan SDM yang mempunyai skill.




Top